Di toko online, pembeli tidak bisa memegang barang atau bertanya ke pramuniaga. Deskripsi produklah yang menggantikan peran itu. Deskripsi yang baik menjawab keraguan pembeli, sekaligus membantu produk ditemukan di mesin pencari.

Mulai dengan memahami pembeli

Sebelum menulis, jawab tiga pertanyaan: siapa pembelinya, masalah apa yang ingin diselesaikan, dan apa yang membuat mereka ragu. Daftar pertanyaan di chat adalah sumber terbaik. Bila pembeli sering bertanya soal ukuran, tuliskan ukurannya dengan jelas di deskripsi.

Struktur deskripsi yang mudah dibaca

  1. Kalimat pembuka: manfaat utama dalam satu atau dua kalimat.
  2. Keunggulan: tiga sampai lima poin singkat.
  3. Spesifikasi: bahan, ukuran, berat, warna, dan isi paket.
  4. Cara pakai atau perawatan: bila relevan.
  5. Informasi layanan: jadwal pengiriman dan ketentuan garansi bila ada.

Contoh deskripsi produk

Bandingkan dua versi berikut untuk produk tas kanvas:

Tas kanvas bagus, murah, kualitas premium, cocok untuk semua orang.

Versi di atas tidak menjawab apa pun. Bandingkan dengan yang berikut:

Tas kanvas harian yang muat laptop 14 inci, botol minum, dan buku. Tali bahu lebar sehingga nyaman dibawa seharian. Ada saku dalam beritsleting untuk dompet dan kunci. Ukuran 38 × 32 × 10 cm.

Versi kedua memberi gambaran nyata, sehingga pembeli bisa memutuskan tanpa perlu bertanya.

Ubah fitur menjadi manfaat

Fitur menjelaskan produknya, sedangkan manfaat menjelaskan apa yang didapat pembeli.

  • Fitur: bahan katun 100%. Manfaat: adem dipakai seharian.
  • Fitur: tutup kedap udara. Manfaat: isi tetap renyah lebih lama.
  • Fitur: kemasan sachet 50 gram. Manfaat: praktis dibawa bepergian.

Sisipkan kata kunci secara wajar

Pikirkan kata yang diketik pembeli di Google, misalnya "tas kanvas laptop 14 inci". Pakai kata tersebut pada nama produk dan awal deskripsi. Jangan mengulanginya berlebihan. Tulislah untuk manusia terlebih dahulu; bila deskripsi enak dibaca, biasanya mesin pencari juga lebih mudah memahaminya. Pelajari lebih lanjut di panduan SEO toko online.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Menyalin deskripsi pabrik yang juga dipakai banyak toko lain.
  • Memakai klaim berlebihan yang tidak bisa dibuktikan.
  • Tidak menulis ukuran, bahan, atau isi paket.
  • Menulis satu paragraf panjang tanpa jeda.
  • Deskripsi tidak sesuai foto, sehingga memicu komplain.

Lengkapi dengan foto dan ulasan

Deskripsi bekerja paling baik bila didukung foto yang jelas. Lihat tips foto produk dengan HP. Dorong juga pembeli memberi ulasan, karena pengalaman pembeli lain sering lebih meyakinkan daripada tulisan penjual.

Periksa ulang sebelum menerbitkan

Baca deskripsi dengan suara keras untuk menemukan kalimat yang kaku. Minta teman yang belum mengenal produk membacanya, lalu tanyakan apa yang masih membingungkan. Pastikan semua angka sesuai produk asli. Perbarui deskripsi saat ada pertanyaan baru yang sering muncul, karena itu tanda ada informasi yang belum tersampaikan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa panjang deskripsi produk yang ideal?

Tidak ada angka pasti. Produk sederhana cukup beberapa kalimat dan daftar spesifikasi, sedangkan produk mahal atau teknis perlu penjelasan lebih lengkap. Patokannya: apakah pembeli sudah bisa memutuskan tanpa perlu bertanya?

Bolehkah memakai deskripsi dari pemasok?

Boleh sebagai bahan, tetapi tulis ulang dengan kata-kata sendiri dan tambahkan informasi dari pengalaman Anda, supaya toko punya nilai yang berbeda dari penjual lain.

Kesimpulan

Deskripsi yang baik itu spesifik, jujur, dan mudah dipindai. Mulailah dengan memperbaiki lima produk terlaris Anda, lalu lanjutkan ke produk lainnya secara bertahap.