Foto adalah hal pertama yang dinilai pembeli. Kabar baiknya, Anda tidak butuh kamera mahal. HP yang ada di tangan sudah cukup, asalkan pencahayaan dan cara memotretnya tepat.
Pakai cahaya alami
Cahaya adalah faktor terpenting. Letakkan produk di dekat jendela pada pagi atau sore hari, dan hindari sinar matahari langsung yang membuat bayangan keras. Bila terlalu kontras, tempelkan kertas kalkir atau kain tipis putih pada jendela. Matikan lampu ruangan agar warna produk tidak bercampur.
Gunakan latar yang sederhana
Latar polos membuat produk menonjol. Karton putih atau kertas besar yang dilengkungkan dari meja ke dinding sudah cukup. Untuk produk makanan atau kerajinan, latar kayu atau kain polos bisa menambah suasana. Pilih satu gaya dan pakai terus agar katalog terlihat seragam.
Ambil beberapa sudut
Pembeli ingin melihat produk seolah memegangnya. Siapkan foto berikut:
- Tampak depan yang bersih untuk foto utama
- Tampak samping dan belakang
- Detail bahan, jahitan, atau tekstur
- Ukuran dibandingkan dengan tangan atau benda sehari-hari
- Produk saat dipakai
- Isi kemasan
Atur kamera HP dengan benar
- Lap lensa kamera sebelum memotret.
- Pakai kamera utama, bukan kamera ultra-wide, supaya bentuk produk tidak melengkung.
- Jangan gunakan zoom digital; lebih baik dekatkan HP.
- Ketuk layar pada produk untuk mengatur fokus.
- Sandarkan HP atau gunakan tripod kecil agar tidak goyang.
- Matikan flash bawaan.
Edit seperlunya
Sesuaikan kecerahan dan kontras, lalu potong gambar agar seragam, misalnya rasio 1:1. Jangan mengubah warna terlalu jauh dari aslinya. Foto yang tidak sesuai kenyataan akan berujung pada komplain dan ulasan buruk.
Kecilkan ukuran file sebelum diunggah
Foto dari HP modern bisa berukuran beberapa megabyte. Bila diunggah apa adanya, halaman toko menjadi lambat, terutama bagi pembeli yang memakai paket data. Kompres gambar lebih dulu dan kecilkan dimensinya, misalnya sisi terpanjang sekitar 1200 piksel. Dampaknya pada kecepatan dibahas di artikel cara mempercepat toko online.
Beri nama file yang jelas
Ganti nama seperti IMG_2031.jpg menjadi tas-kanvas-hitam.jpg sebelum diunggah. Langkah kecil ini membantu menjaga file tetap rapi dan memberi petunjuk tambahan tentang isi gambar.
Jaga konsistensi seluruh katalog
Toko terlihat lebih rapi bila semua foto punya gaya yang sama. Tentukan satu latar, satu rasio, dan jarak pemotretan yang serupa. Foto beberapa produk sekaligus dalam satu sesi agar cahayanya seragam. Simpan posisi tripod dan meja bila memungkinkan, sehingga produk baru mudah mengikuti tampilan yang sudah ada.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa jumlah foto yang dibutuhkan untuk setiap produk?
Untuk produk sederhana, tiga sampai lima foto biasanya cukup. Produk seperti pakaian atau elektronik memerlukan lebih banyak foto karena pembeli ingin melihat detail, ukuran, dan cara pakainya.
Apakah perlu aplikasi edit khusus?
Tidak harus. Editor bawaan HP sudah cukup untuk memotong gambar dan mengatur kecerahan. Aplikasi tambahan hanya perlu bila Anda ingin menghapus latar atau mengompres banyak foto sekaligus.
Bagaimana memotret produk yang mengilap?
Produk seperti kaca dan logam mudah memantulkan cahaya. Gunakan cahaya yang tersebar dari jendela berlapis kain tipis, lalu geser posisi HP sampai pantulan Anda tidak terlihat di permukaan produk.
Apakah foto dari pemasok boleh dipakai?
Pastikan Anda memiliki izin untuk memakainya. Foto buatan sendiri tetap lebih baik karena membuat toko berbeda dari penjual lain dan menunjukkan barang yang sebenarnya akan diterima pembeli.
Kesimpulan
Cahaya yang baik, latar sederhana, dan sudut yang lengkap sudah cukup untuk foto produk yang meyakinkan. Lengkapi foto dengan deskripsi produk yang menjual, lalu unggah ke toko Anda.
