Promo bisa menghidupkan toko yang sepi, tetapi juga bisa menghabiskan keuntungan bila asal diskon. Kuncinya adalah memiliki tujuan yang jelas untuk setiap promo dan menghitung batas amannya lebih dulu.
Tentukan tujuan promo
Setiap promo sebaiknya punya satu tujuan utama:
- Menarik pembeli baru: voucher pembelian pertama.
- Menaikkan nilai belanja: voucher dengan minimum belanja.
- Menghabiskan stok: flash sale untuk produk tertentu.
- Membuat pelanggan kembali: kode khusus di dalam paket.
Hitung batas diskon
Sebelum membuat promo, hitung keuntungan per produk. Contoh sederhana:
| Komponen | Nilai |
|---|---|
| Harga jual | Rp100.000 |
| Modal produk | Rp60.000 |
| Kemasan dan biaya lain | Rp10.000 |
| Sisa keuntungan | Rp30.000 |
Pada contoh ini, diskon Rp30.000 berarti Anda tidak mendapat untung sama sekali. Tentukan bagian keuntungan yang rela dipakai untuk promosi, misalnya maksimal Rp10.000, lalu susun voucher dari angka itu. Ingat juga biaya transaksi bila pembeli memakai pembayaran online.
Cara memakai voucher dengan efektif
Di menu Voucher, Anda bisa membuat kode dengan nilai diskon, batas potongan maksimal, minimum belanja, kuota, batas pemakaian per pembeli, dan periode berlaku. Pengaturan tersebut berguna untuk mengendalikan biaya:
- Gunakan minimum belanja di atas rata-rata nilai pesanan agar pembeli menambah barang.
- Tetapkan maksimal potongan untuk voucher persentase.
- Batasi kuota agar total biaya promo terkendali.
- Batasi pemakaian per pembeli supaya promo tersebar.
- Tentukan tanggal berakhir untuk menciptakan alasan membeli sekarang.
Voucher gratis ongkir juga sering efektif karena ongkos kirim kerap menjadi alasan pembeli ragu. Lihat panduan mengatur ongkir agar tidak merugi.
Cara menjalankan flash sale
Flash sale memberi harga khusus dalam waktu dan jumlah terbatas. Di PageSpace, harga, waktu, dan kuota flash sale diatur pada form produk. Produk yang sedang flash sale tampil di beranda dengan hitung mundur. Agar berhasil:
- Pilih produk yang sudah terbukti diminati.
- Pastikan kuotanya sesuai stok yang tersedia.
- Umumkan jadwalnya beberapa hari sebelumnya di media sosial dan WhatsApp.
- Siapkan waktu ekstra untuk membalas chat dan mengemas pesanan.
Jangan terlalu sering diskon
Bila promo berjalan setiap hari, pembeli akan terbiasa menunggu diskon dan harga normal terasa mahal. Jadwalkan promo pada momen tertentu, seperti tanggal gajian, hari besar, atau ulang tahun toko.
Ukur hasil promo
Setelah promo selesai, periksa Laporan: berapa pesanan yang masuk, nilai rata-rata pesanan, dan produk apa yang ikut terbeli. Promo yang baik bukan hanya ramai, tetapi juga meninggalkan keuntungan dan pelanggan baru. Ketersediaan voucher, flash sale, dan laporan mengikuti paket; lihat halaman harga.
Siapkan operasional sebelum promo dimulai
Promo yang berhasil bisa gagal bila toko tidak siap. Periksa stok, siapkan bahan kemasan, dan tulis jawaban untuk pertanyaan yang sering muncul. Beri tahu pembeli perkiraan waktu pengiriman selama promo. Pelayanan yang tetap baik saat ramai membantu pembeli promo berubah menjadi pelanggan yang kembali.
Pertanyaan yang sering diajukan
Lebih baik voucher atau flash sale?
Voucher lebih fleksibel untuk mendorong pembelian dalam periode tertentu atau menaikkan nilai belanja. Flash sale lebih cocok untuk menciptakan keramaian pada produk tertentu dalam waktu singkat. Keduanya bisa dipakai bergantian sesuai tujuan.
Berapa besar diskon yang sebaiknya diberikan?
Tidak ada angka yang berlaku untuk semua toko. Mulailah dari keuntungan per produk, tentukan batas aman, lalu uji promo kecil sebelum memperbesar nilainya.
Kesimpulan
Tetapkan tujuan, hitung batasnya, lalu ukur hasilnya. Dengan cara ini, promo menjadi alat penjualan yang terukur, bukan sekadar pengurang keuntungan.
